Saatnya Orang Papua Menghidupkan Tarian Buaya

Festival Budaya Danau Sentani, yang antara lain akan diisi dengan beragam penampilan pentas musik tradisional masyarakat Papua, kembali akan digelar pada 19-23 Juni mendatang di Pantai Khalkote, Kampung Ohei, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.

Inilah pesta rakyat Papua yang kedua kalinya digelar secara meriah dengan melibatkan 1.040 peserta dari 26 kampung adat (ondoafi) di seputar Danau Sentani. Akan ikut menyemarakkan pesta itu sejumlah artis dan seniman dari 10 kabupaten di Provinsi Papua.

Bahkan, seperti diutarakan Mian Simanjuntak, sekretaris panitia, ketika menggelar jumpa pers Festival Danau Sentani di Jakarta, Selasa (2/6), komunitas masyarakat pendatang akan ikut menyumbangkan beberapa acara di festival itu.

“Masyarakat dari tanah Batak yang ada di Jayapura, misalnya, sudah menyiapkan tarian khusus. Begitu juga masyarakat Jawa dan Sulawesi yang ada di sana. Semua bergotong royong menyukseskan Festival Danau Sentani,” ujar Mian yang juga General Manager Hotel Sentani di Jayapura.

Di lokasi festival, panitia juga menyiapkan banyak stan pameran. Khusus untuk para perajin cendera mata khas Papua seperti tifa dan panah atau lukisan alam Papua dan seni pahatan masyarakat setempat, panitia sudah membuatkan 30 stan.

“Jika memungkinkan, kami juga akan menyiapkan stan buah matoa, yaitu buah-buahan khas tanah Papua yang tampilannya mirip buah kedondong, tapi rasa daging buahnya mirip durian dan leci,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Yotam Fonataba.

Daya tarik lainnya bisa disaksiksan langsung di arena festival itu pada 19 Juni mendatang. Menurut Wakil Bupati Jayapura Zadrak Wamebu SH MM, masyarakat bisa melihat sendiri betapa banyak kelompok tarian perang yang akan memperlihatkan gaya dan keunggulannya di panggung terbuka dan di atas perahu. Para penari tidak saja mengenakan seragam perang, lengkap dengan bentuk-bentuk senjata tradisionalnya, tapi juga penampilan wajah para penari dibuat unik dengan lukisan.

Jika dibandingkan dengan festival serupa tahun lalu, dalam penyelenggaraan Festival Danau Sentani tahun ini memang terdapat banyak perbedaan. Di antaranya, munculnya komunitas pendatang yang ikut menghidupkan festival itu dengan menyumbangkan sajian musik dan tarian.

Tetapi, ada tarian yang paling khusus dipentaskan Juni nanti, yaitu atraksi tari dari sejumlah buaya hidup. Tarian itu bisa terlaksana dengan baik berkat bantuan para pemuka adat dan pawang buaya. “Jadi, kalau tahun lalu ada atraksi penangkapan buaya, tahun ini akan ada tarian buaya yang masih hidup. Saya yakin, tarian macam itu di dunia ini hanya ada di Danau Sentani,” kata Zadrak seraya menambahkan bahwa tarian itu dipentaskan untuk umum karena masyarakat Papua merasa sudah saatnya para pemuka adat di sekitar Danau Sentani memperlihatkan kebolehannya mengerahkan sejumlah buaya hidup untuk menari di depan umum.

Nah, bagaimana daya tarik sejumlah buaya yang terkenal ganas itu menari di permukaan air, Anda bisa menyaksikan langsung di arena Festival Danau Sentani di Jayapura. Untuk menuju Jayapura, saat ini tersedia banyak jaringan penerbangan swasta baik dari Jakarta, Makassar, Denpasar maupun Timika. Setiap hari sedikitnya ada 10 penerbangan bolak-balik Jayapura-Jakarta, Denpasar atau Makassar.

Hotel berbintang yang bisa dijadikan tempat peristirahatan selama menyaksikan festival itu juga sudah bermunculan di Jayapura.

Tapi, bagaimana dengan masalah keamanan? Ditanya demikian, Wakil Bupati Jayapura menegaskan bahwa keamanan di Kota Sentani sangat baik. Beberapa waktu lalu memang pernah terjadi insiden baku tembak di kompleks tentara. Tapi, itu sudah diselesaikan dan kini Kota Sentani sudah kondusif lagi. (Ami Herman)

Sumber : Suara Karya

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: