Alam dan Budaya Papua Tetap Menjadi Daya Tarik Wisatawan Dunia

Kapanlagi.com – Potensi alam dan budaya masyarakat Provinsi Papua dan Irian Jaya Barat tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik dan mancanegara, kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Papua Abner J.Kambuaya di Biak, Rabu (23/08).

Meski Provinsi Papua banyak memiliki potensi budaya dan alam namun dalam pengembangannya sektor pariwisata masih mengalami kendala dengan minimnya tenaga ahli di bidang kepariwisataan, kata Kambuaya.

“Sumber daya manusia di bidang pariwisata di Provinsi Papua masih sangat kurang sehingga belum dapat menciptakan program pariwisata yang langsung menjawab kebutuhan para wisatawan,” ujar Kambuaya yang datang ke Biak untuk membuka kursus pramuwisata laut di wilayah ini.
Ia mengatakan, dalam mempromosikan objek wisata di Provinsi Papua, Dinas Pariwisata Provinsi Papua terus berupaya meningkatkan pengetahuan bagi sumber daya manusianya.

Salah satu upaya itu, lanjutnya, dengan memberikan kesempatan kepada aparaturnya untuk menempuh sejumlah pendidikan di berbagai perguruan tinggi guna memperdalam ilmu pengetahuan terutama di bidang kepariwisataan, antropologi dan sosiologi.

Selain itu, lanjutnya, Dispar Provinsi Papua telah membuka kursus-kursus untuk tenaga pramuwisata yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Papua.

“Masyarakat yang berkepentingan langsung dengan sektor pariwisata juga diberikan pelatihan,” katanya.
Kambuaya optimis jika tenaga ahli bidang pariwisata di Provinsi Papua dapat dihasilkan melalui lembaga pendidikan tinggi, maka ke depan kebutuhan akan sumber daya manusia untuk mengelola dan menciptakan program pariwisata bisa terpenuhi.

“Provinsi Papua kaya dengan potensi alam dan budayanya tetapi tenaga ahli untuk merancang program kepariwisataan hingga pada pelaksanaan di lapangan masih sangat kurang,” ujarnya.

Dia mengakui, selain terbatasnya tenaga ahli yang dimiliki daerah ini untuk sektor kepariwisataan, kendala lain yang dihadapi adalah belum sepenuhnya pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Papua memberikan perhatian pada pendanaan guna mendukung program ini.

Dinas pariwisata provinsi, menurut Kambuaya, hanya bersifat lembaga koordinasi di tingkat provinsi sementara secara operasional program di lapangan itu langsung ditangani Dispar kabupaten/kota.

Menyinggung tentang berapa besar dana yang dialokasikan Pemerintah Provinsi Papua dalam mendukung program pariwisata, dia mengatakan dalam tahun 2006 melalui dana APBD Provinsi Papua telah dialokasikan lebih Rp7 miliar. (*/lpk)

(sumber: KapanLagi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: