Dua Peneliti Temukan 15 Spesies Kepiting Papua belum Diketahui

Penulis : Deri Dahuri

TERNATE–MI: Dua peneliti Indonesia berhasil mengidentifikasi 103 spesies kepiting (crustacean) yang hidup di muara hutan bakau di Mimika, Papua. Sebanyak 15 spesies kepiting yang ditemukan belum pernah dipublikasikan.
“Dari 1003 spesies kepiting terdapat dua famili besar kepiting yaitu ocypodidae yang hidup di pantai bawah, dekat muara, dan sesarmidae yang hidup di akar-akar pohon bakau,” kata Dr Dwi Listyo Rahayu, peneliti bidang Kelautan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada saat peluncuran buku Mangrove Estuary Crbas of Mimika Region-Papua, Indonesia di Jakarta, Kamis (28/5).

Dwi mengatakan, penelitiannya dilakukan sejak 1999. Penelitian dilakukan di sekitar area proyek PT Freeport. Lokasi penelitiannya adalah hutan mangrove yang memiliki ketebalan 20 km di Mimika, Papua. Lokasi penelitian juga merupakan daerah dataran rendah. “Kami tertarik karena penelitian mengenai kepiting di Indonesia belum ada. Buku yang ada selama ini hanya tentang budidaya kepiting,” kata peneliti lulusan dari Perancis itu.

“Penelitian tentang kepiting sangat erat dengan lingkungan,” papar Dwi. Pasalnya, kepiting sangat erat dengan tumbuhan mangrove. Selain memakan daun mangrove yang jatuh, kepiting turut menyuburkan tanah yang ditumbuhi mangrove. (Drd/OL-04)

Sumber: Media Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: