MENGELOLA HUTAN ALAM LESTARI BERKEADILAN:

Implementasi Paradigma Hutan untuk Kesejahteraan Masyarakat Adat

Mengelola lingkungan

Mengelola lingkungan

Oleh : Hugo Warami *)

“MENGELOLA HUTAN ALAM LESTARI BERKEADILAN yang ditulis oleh akademisi dari kalangan Fakultas Kehutanan UNIPA, yakni Max J. Tokede, C.Y. Hans Arwam, Patria Hadi, Yosias Gandi dan Zulfikar Madiyadi yang diterbitkan oleh Unipa Press Manokwari dengan Internasional Serial Book Number:  978-979-16082-4-4, dan dicetak pertama kali tahun 2008, dengan tebal halaman sebanyak XIV + 92. Buku ini merupakan salah satu dedikasi terbaik dari kalangan akademisi untuk pembangunan pengelolaan hutan yang adil dan berkelanjutan.

Bagian pertama tentang paradigma baru pengelolaan hutan yang memuat urgensi perubahan, pengertian pengelolaan hutan lestari dan implementasi konsep program pembangunan kehutanan yang berbasis masyarakat sebagai suatu paradigma baru pengelolaan hutan di era desentralisasi.

Bagian kedua tentang pengelolaan hutan berbasis masyarakat yang memuat paradigma hutan untuk masyarakat, prinsip dasar pengelolaan hutan berbasis masyarakat dan harapan implementasi ke depan yang merupakan sasaran akhir dari program pengelolaan hutan tersebut.

Bagian ketiga tentang prinsip pengelolaan hutan lestari yang memuat konsep dasar pengelolaan hutan lestari, prinsip kelestarian hasil dan pengelolaan hutan produksi (kesatuan pengelolaan, kelestarian hasil, ukuran hasil, waktu pencapaian ukuran kelestarian hasil, dan syarat-syarat kelestarian hasil) dan indikator kelestarian hutan.

Bagian keempat tentang implementasi pengelolaan hutan masyarakat adat Papua yang memuat regulasi Ijin Pemungutan Kayu Masyarakat Adat (IPK-MA), pola perijinan IPKMA/KOPERMAS, pola partisipasi masyarakat dengan investor, pola partisipasi masyarakat dalam IPKMA, sistem Sivikultur IPKMA/KOPERMAS, dampak kegiatan IPK-MA, isu utama pengelolaan hutan IPK-MA dan strategi ke depan pengelolaan hutan berbasis masyarakat adat.

Bagian kelima tentang pengembangan model alternatif Pengelolaan Hutan Masyarakat Adat (PHMA) yang memuat dasar pertimbangan penyusunan model, kriteria dan indikator penentu model alternatif, model-model alternatif pengelolaan hutan masyarakat adat, penetapan arela kelola masyarakat dan syarat penetapan model alternatif PHMA.

Buku ini akan menjadi rambu utama dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat karena telah menawarkan model-model alternatif pengelolaan hutan alam Papua yang sesuai dengan kondisi objektif kawasan hutan dan sosial budaya masyarakat adat. Dengan demikian hutan Papua akan mewujudkan jiwa dan nafas dalam wacana “forets for people” atau “hutan untuk kemanusiaan”.

*) Staf Unipa Manokwari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: